Muslimapp News & Article

MARHABAN YA RAMADHAN

MARHABAN YA RAMADHAN

Bagi kita, umat Islam, Ramadhan adalah kemuliaan. Bukan saja mulia bulannya, tetapi setiap hal menjelma mulia. Muslim yang berpuasa disapa langsung oleh Allah SWT dalam Al-Quran Surat Al-Baqarah; 183

"Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa."

Ayat tersebut turun pada tahun kedua Hijriah, pada bulan Syakban atau bulan ke-8 dalam kalender Hijriah.
Para ulama menjelaskan, ada jeda selama satu bulan sejak turunnya ayat perintah untuk menjalankan puasa. Dari bulan Syakban menuju bulan Ramadhan.
Jeda itu dimaksudkan agar Nabi Muhammad dapat menjelaskan ketentuan dan aturan tentang puasa yang belum diketahui oleh para sahabat Nabi saat itu.
Sehingga ketika sudah memasuki bulan Ramadhan, sahabat Nabi sudah mengerti tentang tuntunan puasa.
Banyak kisah dan cerita tersiar tentang Ramadhan, juga perihal puasa. Misalnya tentang para pelaku puasa yang nanti di akhirat, merereka diberikan sayap. Dengan sayap itu mereka melesat terbang ke pintu surga dan hinggap di dinding-dindingnya.
Malaikat penjaga Surga keheranan, lalu bertanya, " Apakah kalian mengikuti hisab? Apakah kalian melihat Shirat? "
Para manusia bersayap pelaku puasa itu menggeleng,

"Kami tidak melihat itu. Kami tiba-tiba tumbuh sayap dan kami terbang menuju surga. Kami dulu berpuasa secara diam-diam. tidak ada yang tahu jika kami berpuasa, maka Allah mengirim kami ke surga juga secara diam-diam."